BREAKING

Selasa, 23 Juli 2013

Potret Bumi Dari Saturnus & Merkurius

Sebuah roket ruang angkasa robotik yang jaraknya 1,5 miliar km dari Bumi berpaling dari Saturnus dan bulan-bulannya demi mengambil gambar planet Bumi, demikian NASA seperti dikutip Reuters.

Foto yang dihasilkannya menunjukkan Bumi sebagai titik biru yang amat kecil dan lebih pucat dibandingkan foto-foto selama ini, yang dibayangi cincin raksasa Saturnus di latar depannya.
"Kami tak bisa melihat benua atau manusia dalam potret Bumi seperti ini, namun titik biru yang pucat ini adalah ragkuman tegas mengenai siapa kita pada 19 Juli," kata Linda Spilker, kepala ilmuwan pesawat ruang angkasa Cassini pada Laboratorium Propulsi Jet di Pasadena, California.

Cassini mengambil gambar itu Jumat, yaitu hari yang sama roket ruang angkasa NASA pengorbit Merkurius, MESSENGER, memotret Bumi dari dekat Merkurius. Pada foto ini, Bumi dan bulan diambil kurang dari satu piksel, namun kelihatan besar karena mengalami overekspos.

"Foto-foto mengenai planet kita yang diambil dalam satu hari dari dua titik terluar sistem tata surya nan jauh itu mengingatkan kita pada pencapaian teknis yang menakjubkan dalam eksplorasi keplanetan," kata kepala ilmuwan MESSENGER Sean Solomon dari Universitas Columbia, New York.

"Seluruh peristiwa itu bagi saya menggaris bawahi abad mendatang kita sebagai penjelajah planet," tambah astronom Carolyn Porco, yang mengawasi tim pencitraan Cassini di Institut Ilmu Ruang Angkasa di Boulder, Colorado.

Biasanya, wahana ruang angkasa di titik terjauh sistem tata surya tidak berbalik menghadap Bumi demi menghindari rusaknya instrumennya karena melawan arah sinar Matahari.

Pekan lalu, Matahari telah menutup sementara garis pandang Cassini sehingga memberi kesempatan kepada NASA untuk mengambil gambar Bumi.

"Citra ini mengingatkan kita betapa kecil rumah kita di keluasan ruang, sekaligus mencerminkan kecerdikan penghuninya untuk mengirim robot antariksa yang belajar Saturnus dan memotret Bumi," kata Linda Spilker, ilmuwan proyek Cassini dari Jet Propulsion Laboratory milik NASA.

Dalam rangka pengambilan citra ini pada Sabtu (20/7/2013) lalu waktu Indonesia, NASA menggelar kampanye "Wave at Saturn". Publik diminta melambaikan tangan saat Cassini mengambil foto sekitar pukul 04.27-04.47 WIB Sabtu lalu, seolah-olah foto setiap penduduk Bumi juga bakal terlihat.

"Sangat menggetarkan saya ketika orang di seluruh dunia istirahat sebentar dari aktivitas normal dan pergi keluar serta merayakan perayaan antarplanet antara robot dan pembuatnya yang direpresentasikan oleh gambar ini," kata Carolyn Porco dalam keterangan pers di situs web NASA, Senin.

Foto Bumi dari Saturnus kali ini baru merupakan foto ketiga Bumi dari bagian luar tata surya. Pemotretan Bumi dari bagian luar tata surya sulit dilakukan karena jarak yang jauh dan cahaya Matahari yang dapat merusak kamera wahana antariksa. Foto kali ini bisa dibuat karena saat diambil Matahari sedang ada di belakang Saturnus dari sudut pandang Cassini.
Read more: http://laskarcahaya.blogspot.com/2013/07/cara-membuat-related-post-di-blog.html#ixzz2hn7A2FMg

About ""

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus suscipit, augue quis mattis gravida, est dolor elementum felis, sed vehicula metus quam a mi. Praesent dolor felis, consectetur nec convallis vitae.

Posting Komentar

 
Copyright © 2013 X-UNIK
Design by FBTemplates | BTT